TVRINews, Bandung
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur demi mewujudkan kota yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Langkah strategis ini berfokus pada tiga prioritas utama, yakni perbaikan kualitas jalan, revitalisasi trotoar bagi pejalan kaki, serta pembenahan sistem drainase untuk mengantisipasi potensi genangan dan banjir secara jangka panjang.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menegaskan bahwa pengerjaan fisik di berbagai titik wilayah Kota Bandung saat ini sedang dipacu intensif agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh mobilitas harian masyarakat.
"Kami terus mengejar penyelesaian pekerjaan infrastruktur ini, mulai dari perbaikan jalan berlubang, penataan trotoar agar ramah pejalan kaki, hingga normalisasi drainase. Semua dilakukan secara terpadu agar penanganan masalah kota seperti genangan air dan kemacetan bisa optimal," ujar Rizki.
Rizki menjelaskan, pembenahan drainase menjadi fokus paling krusial seiring dengan dinamika cuaca yang tidak menentu. Pihaknya tak hanya memperbaiki struktur saluran yang rusak, tetapi juga memperluas kapasitas tampung serta rutin mengeruk pengerukan sedimen lumpur dan sampah yang kerap menjadi biang kerok penyumbatan aliran air.
Di sisi lain, proyek pemeliharaan jalan dan penataan trotoar dirancang untuk meningkatkan estetika tata ruang kota sekaligus menjamin keselamatan serta kenyamanan para pengguna jalan, khususnya penyandang disabilitas dan pejalan kaki. Meski begitu, keberhasilan proyek penataan ini dinilai tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata.
"Infrastruktur yang tertata bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga butuh peran aktif masyarakat untuk menjaganya. Kami berharap warga Bandung dapat merawat bersama fasilitas yang sudah dibangun," tambahnya
DSDABM Kota Bandung pun mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air dan ikut melaporkan jika menemukan titik kerusakan infrastruktur di wilayahnya.










