TVRINews, Tasikmalaya
TNI AU dorong potensi wisata olahraga dirgantara di Kabupaten Tasikmalaya untuk tingkatkan ekonomi lokal dan perkuat kemanunggalan dengan masyarakat.
Pusat Teritorial TNI Angkatan Udara (Pusterau) menggelar Serbuan Teritorial di Desa Linggajati, Kabupaten Tasikmalaya, selama 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian TNI AU kepada masyarakat, tetapi juga menandai peresmian tiga venue olahraga dirgantara yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pariwisata dan perekonomian daerah.
Tiga venue yang diresmikan yakni Bukit Paralayang Galunggung, Bukit Paralayang Pasir Gowong, dan Bukit Paralayang Datar Gandul. Ketiganya diproyeksikan menjadi pusat pembinaan olahraga dirgantara sekaligus destinasi sport tourism baru di Kabupaten Tasikmalaya.
Kapusterau Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono mengatakan, Serbuan Teritorial merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI Angkatan Udara dan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung.

"Yang pertama, kami ingin memperkuat kemanunggalan TNI AU dengan rakyat. Kemudian memperkenalkan potensi dirgantara kepada masyarakat, mewujudkan kepedulian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan wilayah. Tujuan akhirnya adalah semakin mengeratkan hubungan antara TNI Angkatan Udara dengan masyarakat," ujar Wahyu Anggono saat ditemui di Desa Linggajati, Kabupaten Tasikmalaya. Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, Desa Linggajati dipilih karena memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sektor pertanian maupun pengembangan olahraga dirgantara. Selain itu, kawasan tersebut dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis olahraga yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
"Desa ini memiliki potensi yang luar biasa. Pertaniannya bagus, kemudian dari sisi dirgantara kami melihat beberapa venue yang sangat potensial. Selain menjadi lokasi olahraga, kawasan ini juga sangat strategis untuk pengembangan pariwisata sehingga dapat meningkatkan UMKM maupun ekonomi masyarakat. Aksesnya juga mudah dijangkau sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," katanya.
Dalam rangkaian Serbuan Teritorial, Pusterau menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari jalan sehat, bakti kesehatan, bazar UMKM, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan peternakan dan perikanan, penanaman pohon, lomba mewarnai dan fotografi bertema kedirgantaraan, hingga demonstrasi paramotor.

Atraksi paramotor menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian masyarakat. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan demonstrasi yang digelar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan olahraga dirgantara kepada masyarakat.
"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Paramotor yang kami tampilkan bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi salah satu contoh olahraga dirgantara yang ingin kami kenalkan. Harapan kami, masyarakat nantinya tertarik untuk ikut mengembangkan olahraga dirgantara, apalagi sekarang sudah ada venue paralayang yang resmi dibuka di Kabupaten Tasikmalaya," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, TNI Angkatan Udara juga membawa misi memperkuat pembinaan teritorial matra udara sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Wahyu berharap sinergi yang telah terbangun antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap terjalin simbiosis yang saling menguntungkan antara TNI Angkatan Udara dengan masyarakat. Kami ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap dunia dirgantara, memperkuat pembinaan teritorial matra udara, sekaligus menjalankan arahan pimpinan TNI Angkatan Udara untuk terus bersinergi dan mendukung ketahanan pangan," pungkasnya.










