TVRINews, Bandung
Dalam rangka memperingati Milad ke-45, Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi menggelar khitanan massal gratis bagi 25 anak dari masyarakat sekitar lingkungan sekolah Al Hadi, Kota Bandung. Kegiatan sosial tersebut melibatkan tim medis dari Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan lingkungan sekitar.
Suasana di lingkungan SMP, SMA, dan SMK Al Hadi tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah anak yang didampingi orang tua berdatangan untuk mengikuti khitanan massal yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad Al Hadi ke-45.
Satu per satu peserta menjalani proses khitanan dengan pendampingan tim medis. Meski beberapa anak terlihat tegang dan menangis, dukungan orang tua membantu mereka melewati proses tersebut.
Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan peserta, pelaksanaan khitanan ditangani tenaga medis dari Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung dengan mengutamakan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis.
Salah seorang warga peserta kegiatan, Argo, mengapresiasi penyelenggaraan khitanan massal gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat, khususnya orang tua yang ingin memberikan layanan khitan bagi anak-anak mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih karena kegiatan khitanan massal ini sangat membantu masyarakat. Selain meringankan beban orang tua, anak-anak juga mendapatkan pelayanan medis dengan pendampingan tenaga kesehatan,” kata Argo, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Kepala Sekolah SMP dan SMK Al Hadi, Haris Royani, mengatakan khitanan massal merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi kepada masyarakat.
“Melalui Milad Al Hadi ke-45 ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menjadi perayaan bagi sekolah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Khitanan massal gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan bakti kami kepada lingkungan sekitar,” lanjutnya.
Haris menjelaskan, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk tim medis dari Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.
Menurutnya, peringatan Milad Al Hadi ke-45 tidak hanya diisi dengan kegiatan sosial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, dan kompetensi yang diperoleh selama proses pembelajaran.
Hal itu terlihat melalui pameran karya siswa SMK Al Hadi yang menampilkan sejumlah produk hasil praktik dan pengembangan teknologi.
Berbagai karya dipamerkan, mulai dari motor hasil karya siswa jurusan Teknik Otomotif hingga alat ukur tinggi badan digital yang dikembangkan siswa jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
Pameran tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil pembelajaran kepada masyarakat sekaligus menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan karya yang memiliki nilai guna.
“Kami ingin para siswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga mampu menghasilkan karya nyata sesuai dengan bidang keahliannya. Melalui pameran ini, masyarakat dapat melihat langsung kreativitas dan kompetensi yang mereka kembangkan selama belajar di sekolah.” ujar Haris Royani.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong para siswa untuk terus berinovasi serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Melalui peringatan Milad ke-45, Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi berupaya memadukan kegiatan sosial dengan pengembangan potensi peserta didik.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang terampil, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.










