TVRINews, Bogor
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor menggelar kegiatan Operasionalisasi Program Fasilitator Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Bidang Rehabilitasi melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu, 27 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat program Desa Bersinar atau Desa Bersih Narkoba di Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan ini, BNNK Bogor mendorong terbentuknya fasilitator di tingkat desa yang mampu berperan dalam pencegahan, rehabilitasi, pendampingan, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi permasalahan penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan dihadiri Kepala BNNK Bogor Kombes Pol. Anggun Cahyono, Kepala Desa Cimandala Aditiya Agung, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Cimandala.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Desa (Forkopimdes) tersebut menjadi bentuk komitmen bersama antara BNN, pemerintah desa, TNI, dan Polri dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Bogor Kombes Pol. Anggun mengatakan, program Intervensi Berbasis Masyarakat menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung upaya rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, fasilitator P4GN di tingkat desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan, mengarahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan rehabilitasi, serta membantu proses pemulihan agar warga dapat kembali menjalankan kehidupan sosial secara produktif.
“Melalui program ini kita tidak hanya bicara penindakan, tetapi juga pemulihan. Desa harus mampu menjadi tempat yang aman, sehat, dan memberi ruang kedua bagi warga yang ingin pulih,” ujar Anggun.
Sementara itu, Kepala Desa Cimandala Aditiya Agung menyambut baik program yang dilaksanakan BNNK Bogor tersebut. Pemerintah Desa Cimandala menyatakan siap mendukung implementasi program Desa Bersinar dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya P4GN.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan materi mengenai mekanisme rujukan rehabilitasi, peran dan tugas fasilitator P4GN, serta pentingnya deteksi dini dan pendampingan terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi.
Pendampingan dinilai penting untuk membantu mantan penyalahguna narkotika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kekambuhan dan penyalahgunaan narkoba kembali.
Melalui pembentukan fasilitator P4GN di Desa Cimandala, BNNK Bogor berharap tercipta lingkungan masyarakat yang lebih tangguh terhadap ancaman narkoba. Program tersebut juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.










