TVRINews - Pangandaran
Kepanikan melanda pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran dan warga sekitar pada Jumat, 4 September 2026. Guncangan gempa bumi yang cukup kuat membuat para pegawai serta warga berhamburan keluar dari gedung dan rumah untuk menyelamatkan diri.
Kepanikan salah satunya terjadi di kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Saat guncangan terjadi, para pegawai yang tengah beraktivitas di dalam ruangan langsung berhamburan menuju area terbuka.
Kondisi serupa dirasakan warga permukiman setempat yang kaget dan panik begitu merasakan getaran yang terjadi secara tiba-tiba.

"Guncangan gempanya sangat terasa. Makanya kami semua yang ada di dalam ruangan langsung berhamburan keluar untuk mengamankan diri," ujar Korimatul, salah seorang pegawai Disdikpora Kabupaten Pangandaran.
Rasa kaget dan cemas juga diungkapkan oleh Sindy, warga Pangandaran yang turut merasakan dampak getaran tersebut.
"Kaget banget dan takut, guncangannya sangat terasa jelas waktu di dalam rumah. Jadi langsung lari keluar," kata Sindy.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki parameter kekuatan Magnitudo 5,4. Pusat gempa terdeteksi berada di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan kedalaman dangkal yakni 10 kilometer.
Meski pusat gempa berada di wilayah tetangga, guncangannya terasa kuat hingga ke wilayah pesisir Pangandaran karena kedalamannya yang relatif dangkal.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. Warga juga diminta untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.










