TVRINews - Bandung
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi pilar utama penggerak roda perekonomian masyarakat. Guna mendorong para pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing dan naik kelas, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat serta berbagai komunitas pengusaha meluncurkan Gerakan Pendampingan Pengurusan Sertifikasi Halal bagi 1.000 UMKM.
Program pendampingan ini dirancang untuk memberikan akses dan kemudahan bagi para pelaku usaha mikro dalam mengurus kelengkapan legalitas serta jaminan produk halal secara gratis dan transparan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa kepemilikan sertifikat halal bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar produk lokal.
"Sertifikasi halal menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMKM. Kemudahan dalam proses sertifikasi ini diharapkan mampu membuka peluang bagi bisnis UMKM Bandung untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional," ujar Muhammad Farhan kutip Jumat, 4 September 2026.
Selain memfasilitasi proses sertifikasi, program ini juga menekankan pentingnya edukasi prosedur perizinan yang benar. Langkah ini diambil guna melindungi para pelaku UMKM dari potensi kerugian akibat praktik pungutan liar atau penipuan perizinan dari pihak ketiga.
Ketua Kanta Fokti MP, Yohanes Handri, mengingatkan agar para pelaku usaha senantiasa memanfaatkan jalur resmi yang disediakan oleh pemerintah dan lembaga terpercaya.
"Edukasi dan pendampingan ini sangat penting untuk menghindarkan pelaku usaha dari praktik percaloan maupun penipuan dalam pengurusan perizinan. Pelaku usaha perlu memahami prosedur resmi agar tidak mudah tergiur pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan dengan biaya tertentu tanpa kepastian legalitas," tegas Yohanes Handri.
Melalui sinergi terpadu antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan komunitas pengusaha ini, UMKM di Kota Bandung diharapkan tumbuh semakin mandiri, tangguh, serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang kokoh.










