TVRINews, Tasikmalaya
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Bank Indonesia diwujudkan melalui penyelenggaraan Jayantara Priangan Timur 2026. Agenda yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya ini difokuskan untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Gedung Bupati Tasikmalaya tersebut menghadirkan ratusan produk unggulan daerah dari berbagai sektor, seperti batik, kerajinan, kuliner, hingga produk pangan olahan. Selain pameran, pelaku UMKM juga mendapatkan kesempatan mengikuti pendampingan usaha, edukasi digital, serta forum business matching dengan calon mitra bisnis.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, Jayantara Priangan Timur menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperkuat ekosistem UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Target kami, produk unggulan Tasikmalaya tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Cecep.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Bank Indonesia diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku usaha, terutama dalam menghadapi perubahan pola perdagangan yang semakin mengandalkan teknologi digital.
Pada penyelenggaraan tahun ini, batik Tasikmalaya dipilih sebagai ikon utama Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya. Pemerintah daerah ingin menjadikan batik sebagai simbol kekayaan budaya sekaligus memperkuat identitas produk lokal di tengah persaingan pasar.
Di sisi lain, promosi juga dilakukan terhadap produk pangan khas daerah, salah satunya opak. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bahkan menargetkan pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian opak terbanyak sebagai bentuk promosi potensi daerah.
“Kami berharap potensi unggulan Tasikmalaya, baik batik, kuliner maupun produk pangan lokal, semakin dikenal masyarakat luas dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha,” kata Cecep.
Selama tiga hari pelaksanaan, Jayantara Priangan Timur 2026 menghadirkan lebih dari 100 stan UMKM. Beragam kegiatan turut digelar, mulai dari festival kuliner, pameran batik dan kriya, pelatihan digital, business matching, hingga pertunjukan seni budaya khas Priangan Timur.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap penyelenggaraan Jayantara Priangan Timur dapat menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan UMKM sekaligus mendorong produk-produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional.









