TVRINews, Bogor
Sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau meluas hingga wilayah Jabodetabek. Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hujan abu terpantau cukup tebal dan menyelimuti sejumlah permukiman warga.
Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Abu vulkanik terlihat menempel pada berbagai benda di luar ruangan, terutama kendaraan yang terparkir di halaman rumah.
Sebagian badan kendaraan warga tampak dilapisi abu berwarna abu-abu pekat. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga terkejut saat melihat lingkungan sekitar pada Minggu pagi, 6 September 2026.
Salah seorang warga Desa Cimandala, Seighina (25 tahun), mengaku kaget ketika mendapati mobil miliknya tertutup lapisan abu yang cukup tebal.
"Tadi bangun terus lihat mobil, abunya tebal sekali, tidak seperti biasanya. Kalau dari media sosial katanya dampak dari letusan gunung," kata Seighina.
Warga lainnya, Alfiah, mengaku baru pertama kali melihat endapan abu dengan kondisi seperti itu di wilayah tempat tinggalnya. Ia bahkan sempat menyentuh abu yang menempel pada kendaraan.
"Belum pernah lihat sebelumnya, ini debunya tebal sekali," ujar Alfiah.
Abu vulkanik tidak hanya terlihat di luar rumah dan menempel pada kendaraan warga. Sejumlah endapan abu juga mulai masuk ke bagian dalam rumah.
Sebaran abu tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diimbau tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah. Warga disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan serta iritasi pada mata akibat paparan abu vulkanik.










