TVRINews, Sumedang
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sumedang-Wado, tepatnya di Dusun Tegal Panjang, Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026 sore. Insiden yang melibatkan mobil pikap dan sepeda motor itu mengakibatkan seorang balita meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni mobil pikap bernomor polisi Z-8575-HQ dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi Z-3885-BD.
Mobil pikap tersebut diketahui membawa rombongan warga asal Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, yang hendak menjenguk tetangga mereka yang dirawat di rumah sakit di wilayah Sumedang Kota.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, mobil pikap tampak terguling di lokasi kejadian. Warga sekitar berupaya membantu proses evakuasi para korban dari kendaraan tersebut.
Salah seorang saksi mata, Rudianto, mengaku mendengar suara benturan keras dari rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat keluar rumah, ia melihat sejumlah korban sudah tergeletak di jalan.
“Saya dengar suara benturan keras. Pas keluar rumah, sudah ada korban yang tergeletak. Ada ibu-ibu yang mengalami luka di bagian tangan dan kaki, lalu langsung dibawa ke klinik terdekat,” ujar Rudianto.
Kapolsek Ganeas, Iptu Wilas Sutisna, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, mobil pikap yang terlibat mengangkut sekitar 16 penumpang di bagian bak belakang kendaraan.
“Rombongan dalam kendaraan pikap diketahui berangkat dari arah Wado menuju Sumedang Kota. Saat melintas di kawasan Tegal Panjang, terjadi kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat,”ungkap Wilas saat menjenguk korban di klinik setempat.
Petugas Polsek Ganeas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban ke Klinik Pasundan di wilayah Ganeas. Sejumlah korban yang mengalami luka serius direncanakan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
“Polsek Ganeas langsung menuju TKP dan menghubungi Unit Laka Lantas. Beberapa korban dibawa ke Klinik Pasundan. Berdasarkan informasi dari pihak klinik, ada korban yang harus mendapatkan penanganan lebih lanjut dan akan dirujuk ke rumah sakit di Sumedang,”ucapnya.
Wilas menambahkan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan seorang anak berusia sekitar tiga hingga empat tahun yang saat itu dibonceng ibunya menggunakan sepeda motor.
“Berdasarkan informasi dari petugas klinik, anak berusia sekitar tiga sampai empat tahun yang dibonceng ibunya menggunakan sepeda motor Beat dinyatakan meninggal dunia. Saat tiba di klinik, korban sudah dalam kondisi meninggal,” pungkasnya.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.










