TVRINews, Jawa Barat
Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diserahkan kepada para pengayuh becak di Kota Banjar, Jawa Barat.
Bantuan becak listrik tersebut diberikan secara gratis melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Program ini ditujukan bagi masyarakat yang masih menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sebagai pengayuh becak, terutama mereka yang telah lanjut usia.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Banjar H. Sudarsono bersama YGSN di halaman Banjar Convention Hall (BCH), Senin, 7 September 2026.
Program bantuan tersebut menyasar para pengayuh becak yang selama ini masih mengandalkan kekuatan fisik untuk mencari nafkah di tengah usia yang tidak lagi muda dan tuntutan kebutuhan ekonomi keluarga.
Satu unit becak listrik yang diserahkan kepada penerima manfaat memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Para penerima pun diminta menjaga dan merawat kendaraan tersebut serta memanfaatkannya untuk menunjang pendapatan keluarga.
Wali Kota Banjar, H. Sudarsono mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat yang masih menggantungkan penghasilan dari mengayuh becak.
"Dengan adanya bantuan becak listrik ini diharapkan bisa membantu mereka yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah, khususnya bagi pengayuh becak yang sudah berusia 55 tahun ke atas," ujar Sudarsono, dikutip Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, keberadaan becak listrik tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang. Kendaraan tersebut juga diharapkan bisa mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Banjar.
Sudarsono mendorong agar becak listrik dapat digunakan untuk berjualan produk UMKM secara keliling hingga mendukung aktivitas ekonomi di kawasan-kawasan yang memiliki potensi wisata.
"Dengan begitu, pendapatan keluarga bisa meningkat dan perekonomian masyarakat Kota Banjar dapat terdongkrak naik," harapnya.
*Sudah Lebih dari 10.000 Unit Didistribusikan*
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan program Presiden yang disalurkan ke berbagai daerah.
Ia menyebutkan, hingga saat ini lebih dari 10.000 unit becak listrik yang diproduksi PT Pindad telah didistribusikan di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Jumlah tersebut merupakan bagian dari target distribusi sebanyak 25.000 unit pada 2026.
"Karena terkendala produksi, untuk di Kota Banjar kami distribusikan 200 unit. Untuk tahap berikutnya akan kami distribusikan kembali," ucap Firman.
Firman juga berpesan kepada para penerima manfaat agar menjaga dan merawat becak listrik tersebut dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia menegaskan, becak listrik yang diberikan merupakan amanah dan harus dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
"Karena ini amanah yang diterima oleh para penerima manfaat jadi harus dipelihara, jangan dijual, jangan digadaikan, jangan direntalkan dan jangan dipindahtangankan. Betul-betul diperhatikan sehingga bisa membantu meningkatkan pendapatan harian dan membantu keluarga," katanya.










