TVRINews, Cianjur
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya menggelar peringatan Hari Kerohanian Nasional melalui kegiatan doa bersama dan refleksi kebangsaan di Situs Megalitikum Gunung Padang, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat, 6 November 2026.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan wartawan dan dihadiri Brigjen TNI Cosmas Manukallo Danga. Rangkaian kegiatan meliputi doa bersama, refleksi kebangsaan, serta makan bersama juru kunci dan warga di sekitar kawasan situs.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi wartawan dalam melakukan refleksi spiritual di tengah aktivitas jurnalistik.
Menurut Kesit, tugas jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan profesionalitas, tetapi juga harus disertai tanggung jawab dan nilai-nilai etika.
“Kegiatan kerohanian ini menjadi kesempatan bagi wartawan untuk sejenak melakukan refleksi di tengah aktivitas jurnalistik. Selain menjaga profesionalitas, wartawan juga perlu memperhatikan aspek spiritual dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugasnya,” ujar Kesit.
Sementara itu, Brigjen TNI Cosmas Manukallo Danga menyoroti pentingnya hubungan antara TNI, wartawan, dan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
Ia menyebut komunikasi dan kerja sama antarelemen masyarakat diperlukan untuk mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sinergi antara TNI, wartawan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat komunikasi dan kebersamaan, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Cosmas.
Setelah doa bersama dan refleksi kebangsaan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama juru kunci serta warga di sekitar Situs Megalitikum Gunung Padang.
Peringatan Hari Kerohanian Nasional tersebut menjadi bagian dari kegiatan PWI Jaya yang melibatkan insan pers, unsur TNI, dan masyarakat di kawasan Gunung Padang, Cianjur.










