TVRINews, Bandung
Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah truk pengangkut gas terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Leuwipanjang, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Kanit Lantas Polsek Bojongloa Kidul, Ipda Sriyanto, truk diduga kehilangan kendali setelah pengemudinya mengantuk hingga oleng ke kiri dan menabrak sejumlah kendaraan serta gerobak pedagang di pinggir jalan.
"Truk pengangkut gas diduga karena pengemudinya mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak sebelas kendaraan serta dua gerobak pedagang bakso tahu dan kupat tahu," kata Ipda Sriyanto, Rabu, 29 Juli 2026.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD Bandung Kiwari untuk mendapatkan perawatan medis.
"Satu orang meninggal dunia di tempat, yaitu seorang perempuan pengendara sepeda motor, sementara satu korban luka telah dievakuasi ke RSUD Bandung Kiwari," ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Selain truk pengangkut gas, kecelakaan juga melibatkan tiga unit minibus, sejumlah sepeda motor, serta mengakibatkan dua gerobak pedagang rusak akibat tertabrak.

Ipda Sriyanto mengungkapkan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Lakalantas Polrestabes Bandung.
Ia menambahkan, proses evakuasi kendaraan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan para saksi serta memeriksa pengemudi truk guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, khususnya di kawasan Leuwipanjang, sempat mengalami kepadatan karena proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, terutama pengendara kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara. Pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk diminta segera beristirahat di tempat yang aman untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.
Kasus kecelakaan beruntun ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Polisi masih mendalami kronologi kejadian serta menghitung total kerugian materiil akibat insiden tersebut.









