TVRINews, Cirebon
Kapal latih TNI Angkatan Laut, KRI Dewaruci, bersandar di Dermaga Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, pada 13 hingga 18 Oktober 2026.
Kapal layar bersejarah ini dibuka untuk umum sebagai sarana edukasi maritim sekaligus mengenalkan sejarah pelayaran dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Laut kepada masyarakat.
Kedatangan KRI Dewaruci merupakan bagian dari kegiatan open ship. Masyarakat, pelajar, hingga komunitas dapat naik ke kapal untuk melihat bagian dalamnya sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai sejarah kapal tersebut.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk meningkatkan wawasan kemaritiman masyarakat.
“Kehadiran KRI Dewaruci di sini dalam rangka pembinaan teritorial, kemudian memberikan wawasan kepada masyarakat Kota Cirebon untuk lebih mengenal lagi alutsista TNI AL dan maritim Indonesia,” ujar Mizar Hanoeng.
Selama bersandar di Dermaga Pelindo Pelita 3, pengunjung dapat memasuki kapal secara gratis. Untuk menjaga ketertiban dan mencegah penumpukan, panitia akan membagikan kupon guna mengatur antrean pengunjung.
Pengunjung juga akan mendapatkan penjelasan mengenai sejarah KRI Dewaruci, termasuk perjalanan panjang kapal layar tersebut mengarungi samudra.
Mizar turut membagikan pengalamannya saat berlayar bersama KRI Dewaruci pada 2007, dari Amerika menuju Indonesia, selama hampir empat setengah bulan melintasi Samudra Atlantik dan Pasifik.
“Open ship baik untuk umum, sekolah, komunitas. Akan tetapi, agar lebih tertib dan teratur, akan dibagikan kupon agar lebih antre dan tidak berdesak-desakan. Untuk masuk ke sini gratis, tidak berbayar sepeser pun,” jelasnya.
KRI Dewaruci merupakan kapal layar buatan Jerman yang diluncurkan pada 1953. Kapal ini sebelumnya digunakan sebagai kapal latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut.
Setelah pengadaan kapal latih baru, KRI Bima Suci, sekitar 2014–2015, KRI Dewaruci lebih diarahkan untuk mendukung kegiatan latihan di wilayah perairan Indonesia.
Melalui kegiatan open ship ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal lebih dekat sejarah KRI Dewaruci sekaligus menambah wawasan mengenai dunia maritim dan tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut.










