TVRINews, Majalengka
Sekitar 800 peserta mengikuti Trabas Merdeka 23 bertajuk Sound of Dirt yang digelar pada 26 hingga 27 September 2026. Kegiatan adventure sepeda motor tersebut melintasi empat kabupaten di Jawa Barat, yakni Majalengka, Garut, Sumedang, dan Indramayu.
Trabas Merdeka merupakan kegiatan adventure sepeda motor yang digelar komunitas Trabas dan telah memasuki penyelenggaraan ke-23 sejak pertama kali digelar pada 2003. Kegiatan tersebut dimulai dari depan Pendopo Majalengka.
Mengusung konsep adventure off-road roda dua, para peserta melintasi beragam medan di Jawa Barat sekaligus menikmati potensi wisata di wilayah yang dilalui. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan wisata dan budaya Jawa Barat.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, pelaksanaan Trabas Merdeka turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Majalengka.
Menurut Eman, dampak tersebut antara lain terlihat dari meningkatnya okupansi hotel serta aktivitas konsumsi peserta selama berada di wilayah Majalengka.
“Pelaksanaan Trabas ini bukan semata-mata mereka berkumpul. Bukan hanya okupansi hotel tapi mungkin ya mereka jajan, setidaknya ada event-event seperti ini pasti akan berdampak pada peningkatan ekonomi di Majalengka,”kata Eman.
Salah satu peserta asal Bandung, Ari, mengatakan dirinya mengikuti Trabas Merdeka karena kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan. Ia juga mengaku menikmati pengalaman mengikuti kegiatan adventure tersebut.
“Ini kan event tahunan, pokoknya mah asik, pokoknya mah gaspol,”ungkap Ari.
Kegiatan tahunan komunitas Trabas tersebut menjadi ajang bagi para peserta untuk menjelajahi berbagai medan di Jawa Barat sekaligus menikmati potensi wisata dan budaya di setiap wilayah yang dilalui.










