TVRINews, Bandung
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memantau perkembangan kasus influenza di sejumlah wilayah Indonesia. Pemantauan dilakukan secara berkala menyusul adanya peningkatan kasus di beberapa daerah, termasuk Jawa Timur.
Meski terjadi kenaikan kasus, Kemenkes memastikan kondisi influenza saat ini masih terkendali dan belum masuk kategori outbreak atau kejadian luar biasa.
Berdasarkan data Kemenkes RI, terdapat 13 provinsi yang mengalami peningkatan kasus influenza A. Pemerintah melakukan pemantauan setiap hari, terutama terhadap wilayah yang menunjukkan kenaikan kasus secara signifikan.
Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan setiap peningkatan kasus yang terpantau akan segera ditelusuri untuk mengetahui penyebabnya. Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan apakah terdapat perubahan atau varian virus.
“Jadi kita itu setiap hari melihat, memonitor kondisi penyakit influenza di seluruh tanah air. Mana yang meningkat sangat tajam, mana yang nggak. Begitu dia meningkat tajam, itu yang kita cek ada apa di sana,” ujar Kunta.
Kapasitas Laboratorium Diperkuat
Selain melakukan pemantauan, pemerintah juga memperkuat kapasitas laboratorium kesehatan masyarakat di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Penguatan tersebut diharapkan membuat pemeriksaan terhadap virus, termasuk influenza, dapat dilakukan lebih cepat di daerah tanpa harus seluruhnya bergantung pada pemeriksaan di tingkat pusat.
Kunta juga memastikan ketersediaan tempat tidur rumah sakit masih berada dalam kondisi aman secara rata-rata.
Menurutnya, tidak seluruh pasien influenza membutuhkan perawatan di rumah sakit. Sebagian pasien dapat memperoleh penanganan medis dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama.
Kasus di Jawa Timur Meningkat
Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian Kemenkes karena mengalami peningkatan kasus influenza.
Namun, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, pemerintah belum menemukan indikasi adanya virus berbeda yang menyebabkan peningkatan tersebut.
“Jawa Timur melonjak sedikit tapi tidak sampai outbreak itu ya, tidak sampai ke situ. Makanya tadi saya sampaikan begitu ada kenaikan kita langsung mengecek ya ada apa di sana, ada virus yang berbeda atau tidak,” kata Kunta.
Kemenkes memastikan pemantauan terhadap perkembangan influenza akan terus dilakukan, terutama di wilayah yang menunjukkan peningkatan kasus secara tajam.
Masyarakat Diminta Jaga Kebersihan
Di tengah pemantauan kasus, masyarakat diimbau tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penularan influenza.
Masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan dan menggunakan masker ketika mengalami gejala seperti pilek atau gejala gangguan pernapasan lainnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penularan kepada orang lain, terutama saat beraktivitas di ruang publik.










