TVRINews, Kab. Bogor
Di tengah rindangnya kawasan konservasi tertua di Indonesia, Kebun Raya Bogor kembali menjadi lokasi penyelenggaraan “Sunset di Kebun” yang tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga sarat edukasi lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Berlokasi di Kebun Raya Bogor, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara musik, alam, dan upaya pelestarian lingkungan. Selain hiburan, acara ini juga dirancang untuk memperkenalkan berbagai fungsi kebun raya, mulai dari konservasi, penelitian, edukasi, wisata, hingga jasa lingkungan.
Managing Director Kebun Raya, Marga Anggrianto, mengatakan bahwa “Sunset di Kebun” merupakan konsep pertunjukan yang memadukan suasana alam terbuka dengan musik yang harmonis serta interaksi antara musisi dan penonton, sekaligus memperkuat fungsi kebun raya sebagai pusat konservasi tumbuhan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan kembali peran kebun raya sebagai pusat konservasi dan edukasi yang dekat dengan masyarakat,” ujar Marga.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana eduwisata yang mengenalkan keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya kepada generasi muda, dengan harapan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam setiap penyelenggaraannya, “Sunset di Kebun” turut mengangkat konsep plant heroes, yaitu pengenalan jenis tumbuhan tertentu yang menjadi fokus edukasi. Pada edisi tahun 2026, tanaman hoya ditetapkan sebagai plant heroes yang diperkenalkan kepada pengunjung.
Melalui perpaduan musik dan suasana alam, program ini diharapkan dapat menyampaikan pesan penting tentang menjaga kelestarian lingkungan, menghormati alam, serta mendorong tindakan nyata dalam upaya konservasi.
“Sunset di Kebun” juga diharapkan terus berkembang sebagai media eduwisata yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kekayaan hayati Indonesia bagi generasi mendatang.










