TVRINews, Majalengka
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Herry Heryawan melakukan penanaman bawang putih di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama Polri dengan PT Dewanta Global Nusantara (DGN) untuk mendukung pengembangan komoditas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Polri dan PT DGN di Fieris Hotel & Convention Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kesepakatan ini berkaitan dengan bantuan pengamanan dan pendampingan program ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, penanaman awal bawang putih dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare dengan kebutuhan bibit sebanyak 100 kilogram. Kabaharkam Polri menyebut penanaman akan dilanjutkan secara bertahap dengan rencana perluasan hingga 50 hektare.
Komjen Pol. Herry Heryawan mengatakan penanaman bawang putih merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program prioritas Bapak Presiden dan merupakan juga perintah langsung dari Bapak Kapolri kepada saya, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional,” ujar Herry, dikutip Rabu, 28 Oktober 2026.
Komisaris PT Dewanta Global Nusantara, H. Mulyadi, mengatakan perusahaan sebelumnya telah menjalankan program ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas jagung, kedelai, dan padi. Kerja sama ini menjadi langkah lanjutan untuk mengembangkan bawang putih di sejumlah wilayah, termasuk Majalengka dan Indramayu.
Mulyadi berharap pemerintah dapat membantu mempermudah pengadaan bibit bawang putih karena ketersediaannya masih menjadi kendala bagi perusahaan. Menurutnya, bibit yang tersedia di pasaran juga dijual dengan harga tinggi.
“Harapan saya, khusus untuk bawang putih ini, tolong dipermudah tentang masalah pengadaan bibitnya karena sekarang kami sedang kesulitan di bibit bawang putihnya. Ada juga, tapi harganya tinggi,” kata Mulyadi.
Pengembangan bawang putih menjadi salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor. Berdasarkan proyeksi neraca pangan 2025 yang diterbitkan Badan Pangan Nasional, kebutuhan bawang putih nasional diperkirakan mencapai 653.408 ton, sedangkan produksi dalam negeri diproyeksikan sebesar 55.660 ton.
Melalui kerja sama tersebut, Polri dan PT DGN berharap pengembangan bawang putih dapat berjalan berkelanjutan. Dukungan pengamanan dan pendampingan diharapkan turut membantu kelancaran kegiatan pertanian serta memperkuat sinergi antara aparat, pelaku usaha, pemerintah, dan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.










