TVRINews, Kuningan
Musim kemarau panjang terus meluas dan berdampak serius terhadap masyarakat di wilayah Jawa Barat. Sebanyak lima desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Kuningan kini mengalami krisis air bersih.
Guna membantu meringankan beban masyarakat terdampak, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan turun tangan dengan menyalurkan ribuan liter bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak.
Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Dusun Suka Asih, Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkencana. Ratusan warga tampak memadati lokasi dengan membawa berbagai wadah penampung air, seperti jeriken, ember, hingga galon bekas.
Mereka rela mengantre demi mendapatkan jatah air bersih. Kondisi tersebut terjadi lantaran sumur-sumur milik warga telah mengering sejak dua bulan terakhir.
Begitu armada tangki penyuplai air tiba, antusiasme warga tak terbendung. Warga yang telah menunggu sejak pagi langsung berbondong-bondong mengambil air bersih kiriman Baznas Kuningan yang menyalurkan sebanyak 9.000 liter air.
Rencananya, air bersih tersebut akan dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, mandi, hingga mencuci.
Rita Setiawati, salah seorang warga Desa Cihanjaro, mengungkapkan bahwa krisis air bersih selalu menjadi ancaman tahunan setiap musim kemarau tiba. Menurutnya, jika tidak ada kiriman bantuan air bersih, warga terpaksa harus berjalan jauh menuju kawasan pegunungan.
"Kalau tidak ada bantuan, kami terpaksa mengambil air ke gunung yang lokasinya cukup jauh. Bahkan harus antre bergiliran sampai malam hari karena debit air di sana kecil sekali," ujar Rita di lokasi penyaluran air, Rabu, 2 September 2026.
Senada dengan Rita, Dasja, warga Cihanjaro lainnya, juga mengeluhkan sulitnya memenuhi kebutuhan air harian selama musim kemarau kali ini. Ketersediaan air bersih di permukiman sudah amat menipis.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan air bersih secara berkala selama masa kekeringan melanda, khususnya di wilayah Kuningan Timur.
"Saat ini penyaluran air bersih sudah kami lakukan di lima desa yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Desa Mekarjaya, Cimahi, Cilayung, Cihanjaro, dan Desa Karangkencana," jelas Abdul Jalil.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah maupun pihak-pihak terkait dapat terus mendistribusikan bantuan air bersih secara rutin hingga musim kemarau usai dan pasokan air warga kembali normal.









