TVRINews, Bogor
Beredar kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor saat ini masih menghormati proses yang dilakukan KPK dan telah melakukan pengecekan terhadap sejumlah pejabat yang namanya beredar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rahmat Jatmika, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan mengecek sejumlah nama pejabat yang disebut-sebut terkait dengan isu OTT tersebut.
Menurut Ajat, dari enam nama yang dicek, sejumlah pejabat diketahui sedang berada di luar tugas kedinasan, sementara lainnya sedang mengikuti rapat. Namun, Pemkab Bogor belum memperoleh informasi resmi mengenai kebenaran kabar tersebut.
“Isu ini kan berkembang. Saya juga tadi memonitor terus kebenarannya. Kami tidak bisa membedakan mana yang menjadi kebenaran atau tidak. Tentunya yang berhak menyampaikan adalah pihak yang berwenang,” ujar Ajat, Jumat, 21 Agustus 2026.
Ajat menegaskan, pengecekan terhadap sejumlah pejabat dilakukan untuk memastikan informasi yang beredar. Hingga saat ini, Pemkab Bogor belum menerima kabar resmi mengenai adanya pejabat yang diamankan KPK.
Sebelumnya, beredar kabar mengenai adanya OTT KPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dalam informasi yang beredar, terdapat enam nama yang disebut telah diamankan di wilayah Bogor.
Hingga kini, Pemkab Bogor masih menunggu informasi resmi dari KPK dan menyatakan tetap menghormati proses yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.










