TVRINews, Karawang
Kebakaran melanda kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu malam. Api melalap sebagian besar bangunan kantor di Jalan A. Yani, Karawang Barat, dan diduga menghanguskan sejumlah dokumen pertanahan, termasuk buku tanah milik warga.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.54 WIB dan berlangsung hingga Kamis, 15 Oktober 2026, dini hari. Api sudah besar ketika petugas tiba, lalu merembet ke sejumlah ruangan sehingga petugas harus berupaya keras menjangkau bagian dalam gedung.
Dalam penanganan awal, petugas pemadam kebakaran menurunkan setidaknya enam unit mobil pemadam. Jumlah armada kemudian dilaporkan bertambah menjadi delapan unit dengan bantuan pemadam dari kawasan industri dan Kodim Karawang. Petugas menghadapi kendala berupa akses menuju bagian dalam bangunan yang sulit dijangkau.
Komandan Peleton 3 Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi, mengatakan kondisi akses di dalam gedung menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.
“Memang akses ke dalamnya kita, aduh, susah luar biasa,” ujar Rudi, Kamis, 15 Oktober 2026.
Kantor ATR/BPN Karawang berada di kawasan perkantoran yang bangunannya saling berdekatan. Api dilaporkan nyaris merembet ke Kantor Kementerian Agama Karawang, namun petugas berhasil melokalisasinya.
Kebakaran ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap nasib arsip dan dokumen pertanahan yang tersimpan di dalam kantor. Jumlah dan kondisi dokumen yang terdampak masih perlu dipastikan.
Kementerian ATR/BPN menyatakan data pertanahan tidak hanya tersimpan dalam dokumen fisik, tetapi juga dalam sistem digital, dan akan mengupayakan pengecekan serta pemulihan data. Kementerian juga menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Hingga Kamis dini hari, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Proses penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara diserahkan kepada kepolisian.










