TVRINews, Bandung
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama PT Bandung Infra Investama (BII) kembali melanjutkan program penataan kabel udara. Kali ini, penataan dilakukan di sepanjang Jalan Astanaanyar, mulai dari persimpangan Jalan Sudirman hingga kawasan Taman Tegalega.
Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Bandung, Indra Arief Budyana, menjelaskan bahwa jalur Astanaanyar sepanjang hampir dua kilometer ini merupakan ruas jalan ke-63 yang ditangani dalam program pembenahan estetika dan keselamatan kota.
Dalam proses penurunan tersebut, petugas masih menemukan banyak kabel lama yang menjuntai di udara, seperti kabel tembaga, kabel koaksial, hingga kawat sling yang tidak terpakai. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

"Yang di atas ini sebenarnya banyak kabel lama, seperti tahun 2015 dan sling-nya di luar. Ini bahaya banget. Dulu pernah kejadian ada yang meninggal gara-gara sling ini masih di atas," ungkap Indra di lokasi penataan, Selasa, 6 Oktober 2026.
Indra menambahkan, beberapa aksesori kabel koaksial bahkan memiliki bobot lebih dari 10 kilogram yang berisiko fatal jika terlepas dan menimpa pengendara.
Sebelum eksekusi pemotongan dilakukan, Pemkot Bandung telah merampungkan pembangunan infrastruktur bawah tanah (ducting) di kawasan tersebut sejak tiga bulan lalu. Skema pemindahan ini mewajibkan operator penyedia jasa internet menarik kabel backbone ke dalam ducting terlebih dahulu sebelum memutus jaringan udara.
Namun, Indra menegaskan proses pemindahan harus dilakukan secara cermat karena beberapa kabel merupakan jaringan utama (backbone) yang menghubungkan Kota Bandung dengan wilayah tetangga, seperti Cimahi.
"Kalau belum selesai dampaknya lumayan. Mudah-mudahan operator sudah menyambung, terutama backbone ke POP-nya, sehingga tidak ada gangguan yang bertambah," terangnya.
Diskominfo juga memitigasi potensi gangguan layanan internet bagi pelanggan residensial (rumah tangga) maupun korporasi selama proses migrasi berlangsung. Pemkot Bandung menargetkan penataan kabel udara ini dapat menyasar total 85 ruas jalan secara bertahap.
Penurunan kabel di tahap ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan kembali pada gelombang berikutnya mulai 27 Oktober 2026.








