TVRINews, Sumedang
Sebuah pohon flamboyan berukuran besar tumbang dan menimpa sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan Raya Bandung–Cirebon, tepatnya di kawasan Pangkalan Damri Universitas Padjadjaran, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin, 1 Juni 2026, pada malam hari waktu setempat.
Akibat kejadian tersebut, lima pengendara sepeda motor menjadi korban dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan perawatan medis.
Satu korban bernama Reza Renadi, mahasiswa asal Situraja, Sumedang, mengalami kondisi kritis. Sementara dua korban lainnya, Naufal Ramadhan Huda dan Asep Wahab Sodikin, sempat tidak sadarkan diri. Dua korban lainnya mengalami luka ringan.
Petugas gabungan dari Polres Sumedang, BPBD, Satpol PP, Brimob Polda Jawa Barat, dan TNI langsung melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup seluruh badan jalan menggunakan gergaji mesin serta alat manual.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Cirebon sempat tersendat selama sekitar 20 menit. Berdasarkan dugaan sementara, akar pohon yang sebelumnya telah direncanakan untuk ditebang dalam waktu dekat diketahui sudah rapuh.
Kabag Ops Polres Sumedang, Kompol Laksana Wijayanti, mengatakan pohon tersebut sebenarnya sudah diusulkan untuk ditebang sebelum kejadian terjadi.
“Pohon ini sebenarnya sudah disampaikan oleh Pak RW terkait dengan penebangan pohon tersebut, memang sudah dalam waktu dekat ini mau ditebang, tapi ya keburu tumbang sendiri,” ujarnya.
Salah satu korban, Andrean Abdul Saeful, pengemudi ojek online, mengaku beruntung dapat menghindari dampak yang lebih parah saat pohon tumbang.
“Kalau tadi sih cuman ini aja punggung, soalnya sempat loncat juga. Soalnya kalau nggak loncat, kena pasti,” kata Andrean.
Andrean saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Tanjungsari, Sumedang. Ia mengaku tidak menyangka pohon tersebut akan tumbang karena saat kejadian cuaca tidak sedang hujan.
Seluruh korban masih menjalani perawatan dan observasi di Rumah Sakit Unpad Jatinangor, sementara arus lalu lintas di lokasi telah kembali normal.










