TVRINews, Karawang
Kebakaran melanda lahan kosong di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas diduga menjadi salah satu faktor yang memicu cepatnya api membesar.
Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, TNI, dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke permukiman warga.
Api dengan cepat menjalar karena lahan dipenuhi pepohonan dan semak belukar yang telah mengering. Kepulan asap tebal juga menjadi kendala bagi petugas saat berupaya mendekati titik api.
Kapolsek Telukjambe Barat Iptu Herawati mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran masih kita selidiki. Namun, kondisi cuaca yang panas dan angin yang cukup kencang dapat menyebabkan api dengan mudah menyebar,” ujar Herawati.
Petugas membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk menjinakkan kobaran api. Setelah dilakukan penyemprotan dan pelokalisasian, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke area permukiman.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi panas serta kepulan asap yang cukup tebal di sekitar lokasi kebakaran.
Petugas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menghadapi kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas, terutama di area yang dipenuhi vegetasi kering.
Masyarakat yang melihat titik api atau mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran diimbau segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.










