TVRINews, Bogor
Operasi penertiban penambang emas tanpa izin (PETI) di kawasan Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, diduga bocor. Saat petugas gabungan dari TNI, Polri, unsur pemerintah, dan internal PT Aneka Tambang (Antam) mendatangi lokasi, tidak ditemukan satu pun penambang yang sedang beraktivitas.
Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk menyisir kawasan perbukitan yang diduga menjadi lokasi aktivitas penambangan emas ilegal. Namun, petugas hanya menemukan sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengolah batuan menjadi emas, seperti gelundung. Seluruh peralatan tersebut kemudian dimusnahkan, sementara sejumlah lubang tambang ditutup.
Kapolsek Nanggung, AKP Ano Junaedi, mengatakan pihak kepolisian bertugas memberikan dukungan pengamanan dalam operasi yang direncanakan berlangsung selama tiga hari.
"Rencana akan dilaksanakan penertiban PETI selama tiga hari. Kita juga akan menelusuri sumber-sumber air karena sekarang musim kemarau banyak masyarakat yang terdampak. Kita hanya bersikap membackup Antam," ujarnya, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Ano, penertiban dilakukan karena aktivitas penambangan ilegal diduga telah menyebabkan Sungai Cikaniki yang sebelumnya jernih menjadi keruh sehingga berdampak pada masyarakat di wilayah hilir. Selain itu, operasi juga bertujuan melindungi kawasan objek vital nasional serta sumber daya alam yang dikelola negara. Meski belum berhasil menemukan para pelaku penambangan ilegal, petugas memastikan operasi penertiban akan terus dilanjutkan.










