TVRINews, Bandung Barat
Faisal Weskurni (25), warga Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu penumpang yang selamat dari kecelakaan KMP Virgo Transport 8. Kini, ia telah kembali berkumpul bersama istrinya, Yulia Hidayah, serta kedua anaknya.
Di rumahnya, Faisal menceritakan detik-detik mencekam saat kapal yang ditumpanginya mulai miring hingga akhirnya tenggelam di perairan Laut Jawa.
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 terjadi pada Minggu dini hari, 13 September, di perairan Laut Jawa, tak jauh dari Banjarmasin. Saat itu, Faisal menyadari kapal mulai miring dan langsung keluar sambil memperingatkan penumpang lain.
Namun, saat tiba di bagian belakang kapal, kondisi sudah dipenuhi penumpang yang panik dan berebut pelampung. Faisal kemudian mengambil dan mengenakan pelampung sebelum berusaha menyelamatkan diri.
“Saya keluar sambil teriak-teriak, ‘Woi, kapal miring, kapal miring!’ Belum ada banyak orang yang di dalam. Pas udah nyampe ke belakang kapal, di situ banyak orang,” ujar Faisal, Senin, 28 September 2026.
Faisal mengaku tidak mendengar suara alarm maupun mendapat arahan mengenai prosedur evakuasi ketika kapal mulai miring. Ia sempat menuju bagian atas kapal untuk melihat sekoci, tetapi tidak berhasil masuk dan akhirnya memilih bertahan di lambung kapal.
Bersama sejumlah penumpang lain, Faisal bertahan di atas lambung kapal selama kurang lebih lima jam sebelum akhirnya diselamatkan kapal tongkang pengangkut batu bara.
Sebelum kejadian, Faisal berangkat ke Kalimantan untuk bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit. Namun, rencana tersebut berubah setelah kapal yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.
Atas peristiwa tersebut, Faisal mengaku menerima uang tali kasih dari KMP Virgo sebesar Rp5 juta. Ia juga mendapat bantuan dari Bupati Bandung Barat berupa tiket prioritas kepulangan dan bantuan uang.
Faisal turut menyampaikan terima kasih kepada Viking Persib Club dan komunitas Oi yang telah membantunya selama berada di Kalimantan setelah kejadian tersebut.










