TVRINews, Pangandaran
Seni budaya dan olahraga tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu terus dilestarikan. Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga dengan menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu dan Olahraga Tradisional.
Kegiatan tersebut diikuti para pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Selain menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, festival ini juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan seni budaya dan olahraga tradisional kepada generasi muda sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, mengatakan seni budaya dan olahraga tradisional merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Setiap daerah memiliki ragam seni budaya dan olahraga tradisional yang menjadi bagian dari warisan leluhur.
“Seni budaya dan olahraga tradisional merupakan salah satu aset yang dimiliki bangsa Indonesia. Masing-masing daerah memiliki seni budaya dan olahraga tradisional yang perlu terus dilestarikan,” ujar Soleh Supriyadi, Rabu, 16 September 2026.
Menurut Soleh, keterlibatan pelajar dalam festival tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya daerah. Dengan demikian, seni budaya dan olahraga tradisional tidak hanya dikenal, tetapi juga dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar sebagai generasi penerus bangsa tidak melupakan warisan para leluhur. Seni budaya dan olahraga tradisional harus tetap dijaga dan dilestarikan,” katanya.
Selain menjadi sarana pelestarian budaya, festival juga memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Peserta yang berhasil memperoleh prestasi berkesempatan mengikuti kegiatan serupa pada jenjang yang lebih tinggi.
Para pelajar yang meraih prestasi nantinya dapat kembali mengikuti ajang serupa, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap pelestarian seni budaya dan olahraga tradisional dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan generasi muda sebagai penerus warisan budaya daerah.










