TVRINews, Bogor
Suasana duka menyelimuti Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 5 Mei 2026 petang. Seorang pekerja lepas bernama Nasir (61) meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing setinggi 30 meter di aliran Sungai Cipetir.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah merapikan material tanah sisa longsoran sebelumnya. Tanpa diduga, tebing yang berada tepat di atas posisi korban kembali runtuh secara tiba-tiba dan menimbun korban.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian terdapat tiga rekan korban lainnya di lokasi. Mereka berhasil menyelamatkan diri setelah mendengar suara gemuruh dari atas tebing. Namun, Nasir tidak sempat menghindar dan langsung tertimbun material longsoran yang jatuh ke arah sungai.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas evakuasi, kepolisian, dan warga setempat segera melakukan pencarian. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang terjal serta lokasi timbunan berada di pinggir aliran sungai dengan arus deras.
Setelah upaya pencarian selama kurang lebih empat jam, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan di bawah tumpukan tanah.
"Kami bersama warga dan tim evakuasi melakukan pencarian sejak kejadian. Proses evakuasi cukup sulit karena material tebingan jatuh menutup area sungai," ujar Kapolsek Dramaga, Iptu A.M. Zhaluku dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Rabu, 6 Mei 2026.
Penemuan jasad korban disambut tangis keluarga dan kerabat yang telah menunggu di lokasi sejak sore hari. Suasana haru pecah saat korban dievakuasi dalam kondisi tidak bernyawa.
Sesuai kesepakatan keluarga, jenazah Nasir langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Petir untuk proses pemulasaran sebelum dimakamkan.










