TVRINew, Subang
Puluhan warga Dusun Bakanbuwer, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar acara babaritan atau syukuran di tengah jalan desa yang baru selesai diperbaiki.
Warga tampak kompak membawa berbagai jenis makanan dan menggelar selamatan di atas ruas jalan yang sebelumnya rusak parah selama kurang lebih 15 tahun.
Usai doa bersama dipanjatkan, warga langsung makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan desa tersebut.
Jalan sepanjang sekitar 299 meter dengan lebar 3 meter yang menghubungkan Dusun Bakanbuwer menuju Kantor Desa Karanghegar itu kini telah mulus setelah dilakukan pengerjaan rabat beton.
Pembangunan jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp207 juta yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026. Warga menyebut kondisi jalan sebelumnya berlubang dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Jalan tersebut juga menjadi akses utama warga untuk membawa hasil panen pertanian.
Salah seorang warga Bakanbuwer, Enjang Eges, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini dinantikan akhirnya dapat diperbaiki.
“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus. Dulu rusak parah, kalau hujan licin dan sulit dilalui. Sekarang warga jadi lebih nyaman,” ujar Enjang.
Sementara itu, Kepala Desa Karanghegar, Suhwan Irawan, mengatakan proses pembangunan jalan dilakukan secara bertahap mulai dari pemerataan jalan hingga pemasangan begisting sebelum pengecoran dilakukan.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan akses masyarakat dan menunjang aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan jalan ini menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2026 sekitar Rp207 juta. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dirasakan masyarakat. Mudah-mudahan dapat memperlancar aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga,” kata Suhwan Irawan.
Ia menambahkan, mayoritas masyarakat di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani dan pedagang sehingga keberadaan jalan yang baik sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga.
Proses pembangunan sudah melalui tahapan perencanaan dan verifikasi data jalan yang akan dibangun. Pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Selain di Desa Karanghegar, pembangunan jalan desa serupa juga dilakukan di sejumlah desa lain di Kecamatan Pabuaran.
Infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pembangunan guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat dan memperlancar aktivitas warga sehari-hari.










