TVRINews, Jawa Barat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring memasuki musim kemarau.
Upaya tersebut ditandai dengan digelarnya Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Kesiapsiagaan difokuskan pada penguatan peralatan penanggulangan bencana, peningkatan sistem deteksi dini di wilayah rawan, serta optimalisasi koordinasi antarlembaga.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana apabila terjadi Karhutla di wilayah Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, antisipasi perlu dilakukan sejak dini karena musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang.
"Berdasarkan data dan prakiraan, puncak kekeringan diprediksi terjadi pada periode Oktober hingga November 2026. Oleh karena itu, kita harus siap dan siaga dari sekarang," ujar Dadang Supriatna, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Selain faktor cuaca, Pemkab Bandung juga menyoroti potensi Karhutla yang disebabkan kelalaian maupun aktivitas manusia.
Berdasarkan catatan Pemkab Bandung, terdapat lima kejadian Karhutla yang diduga dilakukan secara sengaja. Sementara satu kejadian lainnya dipicu oleh warga yang membuang puntung rokok secara sembarangan.
Karena itu, selain memperkuat kesiapan personel dan peralatan, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan kebakaran.
Untuk mengantisipasi meluasnya dampak bencana, Pemkab Bandung juga memperkuat dukungan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla melalui koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Jawa Barat.
Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Pemkab Bandung berharap potensi Karhutla selama musim kemarau dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.










