TVRINews - Kabupaten Bandung
Banjir kembali melanda wilayah Dayeuhkolot pada Selasa, 26 Mei 2026. Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandung Raya sejak malam hari menyebabkan Sungai Citarum meluap hingga merendam jalan raya dan permukiman warga.
Genangan air di sejumlah titik dilaporkan mencapai ketinggian 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas terganggu dan memicu kemacetan, terutama di jalur Dayeuhkolot–Banjaran.
Meski banjir cukup tinggi, sejumlah pengendara tetap nekat menerobos genangan. Sementara sebagian lainnya memilih memutar arah dan mencari jalur alternatif untuk menghindari titik banjir.
Warga yang terdampak terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi. Beberapa keluarga juga memilih mengungsi karena debit air terus mengalami peningkatan.
Salah seorang warga menyebut banjir kembali terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan anak sungainya setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Sudah sering banjir di sini. Tadi malam hujan besar sekali jadi air meluap lagi. Saya berharap banjir seperti ini tidak terus terjadi karena sangat mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.
Selain merendam rumah warga, banjir juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Hingga kini, petugas gabungan dari pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta relawan masih melakukan pemantauan dan evakuasi di sejumlah titik rawan banjir. Pendataan terhadap warga terdampak juga terus dilakukan, sementara dapur umum dan layanan kesehatan mulai disiapkan untuk membantu para pengungsi.










