TVRINews, Tasikmalaya
Musim kemarau yang melanda Kota Tasikmalaya dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan debit air di kawasan wisata Situ Gede, Kecamatan Mangkubumi, menyusut drastis. Surutnya air menghadirkan pemandangan berbeda, berupa hamparan rumput hijau yang menarik perhatian wisatawan sekaligus dimanfaatkan warga sebagai sumber pakan ternak.
Area yang biasanya tergenang air kini berubah menjadi daratan yang ditumbuhi rerumputan. Kondisi tersebut dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto dengan latar lanskap yang hanya muncul saat musim kemarau.

Di sisi lain, warga sekitar memanfaatkan rumput yang tumbuh di dasar situ sebagai pakan ternak. Sejumlah warga terlihat memotong rumput dan membawanya pulang untuk diberikan kepada hewan peliharaan.
Pengelola Situ Gede, Adi Tia Janaka, mengatakan penyusutan debit air mulai terjadi sekitar empat bulan terakhir. Saat ini volume air diperkirakan hanya tersisa sekitar 30 persen dari kondisi normal.
"Saat ini air yang tersisa diperkirakan sekitar 30 persen. Jika musim kemarau masih berlangsung hingga dua bulan ke depan, kemungkinan debit air akan terus menurun, meski tidak sampai mengering sepenuhnya," ujar Adi.
Menurutnya, kondisi serupa terakhir terjadi sekitar tiga tahun lalu. Meski debit air menyusut, fenomena tersebut justru menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.
"Sudah hampir tiga tahun Situ Gede tidak mengalami penyusutan seperti sekarang. Banyak pengunjung datang, terutama pada sore hari, untuk menikmati pemandangan dan berfoto di hamparan rumput yang sebelumnya tertutup air," katanya.
Namun, di balik meningkatnya kunjungan wisata, penyusutan debit air juga berdampak pada sektor pertanian. Pasokan air untuk irigasi sawah mulai berkurang sehingga dikhawatirkan memengaruhi aktivitas pertanian warga.
"Untuk sektor wisata tidak terlalu berpengaruh, tetapi masyarakat yang memanfaatkan air Situ Gede untuk irigasi mulai merasakan dampaknya karena debit air terus menurun," jelas Adi.
Pengelola berharap hujan segera turun agar volume air Situ Gede kembali normal. Selain menjaga kelestarian ekosistem danau, kondisi tersebut juga penting untuk memenuhi kebutuhan irigasi masyarakat serta mempertahankan fungsi Situ Gede sebagai salah satu destinasi wisata alam andalan di Kota Tasikmalaya.










