TVRINews, Bandung
Penertiban bangunan liar (bangli) di kawasan Jalan Dakota, Kota Bandung, mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut dapat mengembalikan fungsi trotoar sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pejalan kaki.
Sopi, warga di sekitar Kelurahan Sukaraja, menyambut baik penertiban tersebut. Menurutnya, aktivitas di atas trotoar sebelumnya dapat menghambat masyarakat yang hendak melintas.
“Jadi lebih rapi, trotoarnya tertata, dan hak pejalan kaki tetap ada. Tidak terhalang oleh pedagang-pedagang,” ujar Sopi, Rabu, 16 September 2026.
Ia berharap penertiban serupa dapat dilakukan secara menyeluruh di berbagai wilayah Kota Bandung. Menurutnya, trotoar merupakan fasilitas publik yang semestinya dapat digunakan pejalan kaki tanpa terhalang aktivitas lain.
“Semoga di Kota Bandung, hak-hak pejalan kaki itu ada dan tidak dipakai sembarangan,” katanya.
Hal senada disampaikan Toni, warga di sekitar Jalan Dakota. Ia menilai penertiban bangunan liar dapat memberikan dampak positif terhadap estetika sekaligus mendukung penataan kawasan.
Menurut Toni, pembenahan diperlukan agar kawasan Jalan Dakota menjadi lebih tertib, terlebih jalur tersebut memiliki aktivitas lalu lintas yang cukup padat.
“Dampak positifnya lebih kepada estetika kota dan penataan kota supaya lebih tertata,” tutur Toni.
Selain penataan kawasan, Toni berharap pembenahan juga memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan. Ia mengusulkan adanya penambahan penerangan serta fasilitas pendukung, seperti cermin di titik tertentu, untuk membantu pengendara melihat kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.
Menurutnya, kepadatan lalu lintas pada pagi hari serta jarak pandang yang terbatas di sejumlah titik membuat aspek keselamatan perlu menjadi bagian dari penataan kawasan.
Bagi warga, penertiban bangunan liar di Jalan Dakota tidak hanya berkaitan dengan penataan fisik kawasan, tetapi juga menyangkut kenyamanan pejalan kaki, ketertiban ruang publik, estetika kota, dan keselamatan pengguna jalan.
Warga berharap penataan kawasan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Jalan Dakota menjadi kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat.










