TVRINews, Kuningan
Hujan es disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu 4 November 2026, mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga dan sejumlah pertokoan. Pemerintah desa mencatat sedikitnya 64 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sementara tiga warga mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.
Pasca-kejadian, warga mulai bergotong royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki bangunan yang rusak akibat terjangan angin kencang. Kerusakan juga terjadi pada sejumlah pertokoan di sepanjang Jalan Raya Luragung. Beberapa bangunan dilaporkan roboh, sementara dua unit mobil yang terparkir di dalam garasi tertimpa material baja ringan yang ambruk.
Kepala Desa Luragung Tonggoh, Emnar Maeso Jenar, mengatakan, hujan es yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga. Pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 64 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti," ujar Emnar Maeso Jenar, Rabu, 4 November 2026.
Selain kerusakan bangunan, tiga warga mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan. Para korban telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah seorang warga, Dhika, mengungkapkan, hujan deras yang disertai angin kencang dan butiran es berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri serta mengamankan barang-barang di dalam rumah.
"Anginnya sangat kencang, disertai hujan deras dan butiran es. Warga sempat panik karena sejumlah bangunan mengalami kerusakan," tutur Dhika.
Pasca-kejadian, warga bergotong royong membersihkan material bangunan dan memperbaiki rumah maupun pertokoan yang terdampak. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah serta pertokoan yang rusak.
Hingga kini, warga masih melakukan perbaikan secara mandiri dan membersihkan sisa material bangunan yang rusak akibat terjangan angin kencang.









