TVRINews, Tasikmalaya
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi salurkan 5.000 liter air bersih untuk atasi krisis air akibat kemarau di Mangunreja.
Musim kemarau yang terus berlanjut mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Tidak terkecuali masyarakat yang berada di Kampung Kebon Kalapa, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, tidak jauh dari komplek Asrama Polisi (Aspol) Polres Tasikmalaya.
Merespons kondisi tersebut, Polres Tasikmalaya langsung bergerak dengan menggelar aksi bakti sosial penyaluran air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan di kawasan sekitar Asrama Polisi (Aspol) tersebut.
Bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan menggunakan armada tangki air di depan Masjid Baitul Hikmah, Kampung Kebon Kalapa, Desa Mangunreja, Jumat, 4 September 2026. Penyaluran dilakukan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga setempat.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di tengah dampak kemarau. Penurunan debit air sumur dan kekeringan pada sejumlah sumber air warga menjadi alasan utama dilakukannya penyaluran bantuan tersebut.
"Polres Tasikmalaya berkomitmen untuk terus membantu masyarakat dengan menyalurkan air bersih ke lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan dan membutuhkan pasokan air," ujar Ade.
Ia menambahkan, program tanggap krisis air ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Polres Tasikmalaya berencana melanjutkan distribusi air bersih secara berkala ke berbagai titik rawan kekeringan hingga intensitas hujan kembali normal.
Inisiatif tersebut disambut antusias oleh warga Kampung Kebon Kalapa yang telah beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan harian. Warga tampak mengantre secara tertib membawa berbagai wadah penampung air.
Nani (50), salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian jajaran kepolisian. Menurutnya, selama musim kemarau, warga terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air bersih atau berjalan jauh mencari sumber air yang tersisa.
"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Tasikmalaya yang sudah membantu. Selama kemarau ini kami betul-betul kesulitan air bersih, sampai harus beli atau cari jauh ke luar kampung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami," tutur Nani.
Melalui sinergi bersama unsur kepolisian di tingkat sektor, aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan sosial di wilayah Kabupaten Tasikmalaya selama periode kemarau berlangsung.










