TVRINews, Bogor
Petugas gabungan dari BPBD Kota Bogor, TNI, dan Polri bergerak cepat menangani dampak kerusakan akibat luapan Sungai Cikaret di Kampung Batu Tapak Cibalagung, Kelurahan Pasir Jaya, Kota Bogor, Selasa (5/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bogor sejak Senin sore.
Luapan sungai mengakibatkan jembatan penghubung warga roboh, serta dua bangunan sarana ibadah di sekitar lokasi turut terdampak dan mengalami kerusakan berat. Kondisi ini juga sempat mengganggu akses mobilitas warga setempat.
Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi material reruntuhan jembatan sekaligus pembongkaran sebagian bangunan yang dinilai berisiko memperparah kondisi tebing sungai. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban di area bibir sungai dan mencegah potensi longsor susulan.

Kepala BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, mengatakan penanganan difokuskan pada pembersihan material agar aliran sungai kembali normal dan akses warga tidak sepenuhnya terputus.
“Kami bersama TNI dan Polri melakukan pembersihan material agar aliran sungai kembali lancar serta meminimalkan risiko di sekitar bantaran,” ujarnya di lokasi kejadian, Rabu, 6 Maret 2026.
Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti perbaikan fasilitas yang rusak, mengingat jembatan dan tempat ibadah merupakan sarana vital bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Bogor akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk perbaikan. Fasilitas ini sangat penting bagi aktivitas warga, baik mobilitas maupun ibadah,” katanya.
Hingga Selasa siang, petugas masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Sementara itu, warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Bogor dalam beberapa hari ke depan.










