TVRINews, Bandung
Sungai Palayangan di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu destinasi wisata arung jeram yang banyak diminati wisatawan.
Berada di kawasan pegunungan dengan panorama alam yang masih asri, sungai ini menawarkan pengalaman berpetualang melalui lintasan sepanjang sekitar 5 kilometer dengan durasi pengarungan sekitar 90 menit.
Sungai Palayangan memanfaatkan aliran air yang bersumber dari Situ Cileunca. Kondisi tersebut membuat debit air relatif stabil sehingga aktivitas arung jeram dapat dilakukan hampir sepanjang tahun.
Selama pengarungan, peserta akan melewati sejumlah jeram kelas III yang memberikan tantangan bagi para pencinta olahraga arus deras.
Meski demikian, kegiatan ini juga dapat diikuti oleh pemula karena didampingi pemandu serta dilengkapi perlengkapan keselamatan, seperti helm, pelampung, dan dayung.
Di sepanjang lintasan, wisatawan disuguhi pemandangan alam berupa pepohonan yang rimbun, udara pegunungan yang sejuk, serta perbukitan khas Pangalengan. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati aktivitas luar ruang.
Pemandu arung jeram Sungai Palayangan, Eris, mengatakan setiap peserta akan mendapatkan pengarahan sebelum memulai pengarungan.
"Arung jeram di Sungai Palayangan tidak hanya menawarkan sensasi memacu adrenalin, tetapi juga memberikan kesempatan menikmati keindahan alam Pangalengan dari sudut pandang yang berbeda. Banyak peserta yang datang kembali karena pengalaman ini sangat berkesan," ujar Eris.
Ia menjelaskan, pengarahan meliputi teknik mendayung, posisi duduk yang benar, hingga prosedur penanganan apabila terjadi kondisi darurat selama pengarungan.
"Keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh peserta wajib menggunakan perlengkapan keselamatan dan mengikuti instruksi pemandu selama pengarungan berlangsung," katanya.
Salah seorang wisatawan, Dina, mengaku puas setelah mengikuti arung jeram di Sungai Palayangan untuk pertama kalinya. Menurutnya, lintasan yang dilalui cukup menantang, tetapi tetap terasa aman karena didampingi pemandu.
"Awalnya saya sempat khawatir karena belum pernah rafting. Namun setelah diberikan briefing dan didampingi pemandu, ternyata sangat menyenangkan. Pemandangannya juga luar biasa indah," ujarnya.
Selain menjadi tujuan wisata keluarga, arung jeram di Sungai Palayangan juga kerap dimanfaatkan oleh komunitas maupun instansi untuk kegiatan luar ruang, seperti outbound dan pengembangan kerja sama tim.










