TVRINews, Bandung
Memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Televisi Republik Indonesia (TVRI), keluarga besar TVRI Jawa Barat menggelar berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, Senin, 24 Agustus 2026. Peringatan diawali dengan upacara bendera menggunakan pakaian adat daerah, dilanjutkan kreasi karnaval masing-masing bidang serta lomba memasak.
Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Stasiun TVRI Jawa Barat Jati Setyo Wahyu sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang TVRI.
Kepala Stasiun TVRI Jawa Barat Jati Setyo Wahyu berharap TVRI dapat terus berkarya dan berinovasi, khususnya dalam menjaga serta melestarikan budaya Indonesia.
“Kami berharap TVRI Jawa Barat dapat terus berkarya dan berinovasi dalam menghadirkan konten-konten yang berkualitas bagi masyarakat. Salah satu komitmen yang harus terus kita jaga adalah melestarikan budaya Indonesia, karena budaya merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang harus diperkenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui berbagai karya dan konten TVRI, kami ingin terus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas,” kata Jati Setyo Wahyu.
Sementara itu, Direktur Utama TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari menyampaikan bahwa 24 Agustus 1962 menjadi tonggak penting perjalanan TVRI ketika pertama kali mengudara pada pembukaan Asian Games ke-4 di Jakarta. Menghadapi era digital, TVRI dituntut untuk beradaptasi dengan pola konsumsi informasi masyarakat yang kian dinamis.
"Hari ini kita berada di era multi layar. Tantangan TVRI bukan hanya menghadirkan tayangan, tetapi memastikan konten TVRI dapat ditemukan dan dinikmati masyarakat di manapun mereka berada," ujar Tubagus Fiki Chikara Satari.
Ia menegaskan pentingnya penguatan ekosistem penyiaran yang terintegrasi antara televisi konvensional, platform digital, OTT, media sosial, hingga jaringan stasiun daerah.
Salah satu pencapaian penting yang disoroti adalah suksesnya penyiaran FIFA World Cup 2026. TVRI berhasil menjangkau lebih dari 133 juta pemirsa melalui Free To Air, mencatat lebih dari 142,4 juta akses OTT, serta memperluas jangkauan penyiaran via satelit dengan total cakupan mencapai 216,5 juta masyarakat.
Penyelenggaraan tersebut juga memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi nasional melalui keterlibatan ratusan ribu UMKM serta penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah.
Tubagus Fiki mengimbau seluruh insan TVRI untuk menjadikan peringatan HUT ke-64 ini sebagai pemacu semangat dalam memberikan pelayanan informasi terbaik bagi publik.
"Jadikan niat baik menjadi kompasnya. Niat baik. Jadikan budaya bangga dan budaya malu menjadi pegangan nilai kita. Bangga ketika memberi dan berkontribusi. Malu ketika banyak meminta, berkeluh kesah dan diam santai hanya absen hadir kemudian pulang," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap karya yang dihasilkan merupakan bentuk pertanggungjawaban moral lembaga penyiaran publik kepada bangsa dan negara.
"Selamat Hari Ulang Tahun ke-64 TVRI. Mari terus menghadirkan cerita Indonesia. Mari terus menjaga kepercayaan publik," pungkasnya.










