TVRINews, Sumedang
Sebanyak 25 tim bola voli putra ambil bagian dalam turnamen Aboc Cup 2026 yang digelar Karang Taruna Aboc Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Turnamen yang berlangsung di Lapangan Voli Dusun Bobos tersebut digelar selama dua hari, 3 hingga 4 Oktober 2026. Peserta tidak hanya berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumedang, tetapi juga dari Kabupaten Subang.
Panitia Pelaksana Aboc Cup 2026, Amelia Oktaviani, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-16 Karang Taruna Aboc Desa Wanajaya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi agenda olahraga yang rutin digelar setiap tahun.
“Peserta tahun ini ada 25 tim. Mereka berasal dari Surian, Tanjungkerta, Tanjungmedar, Conggeang, Buahdua, Ujungjaya, Tomo, hingga Kabupaten Subang,” kata Amelia.
Menurut Amelia, bola voli dipilih karena olahraga tersebut cukup diminati kalangan pemuda di Desa Wanajaya dan wilayah sekitarnya. Selain menjadi wadah kompetisi, turnamen diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarpemuda sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus berjalan, para pemuda tetap solid, dan silaturahmi dengan pemain dari daerah lain semakin erat,” ujarnya.
Turnamen Aboc Cup 2026 juga mendapat dukungan dari Owner Tim A-391, Egi Permana. Dukungan tersebut dinilai turut membantu terselenggaranya kompetisi sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi olahraga dan aktivitas ekonomi lokal.
Egi mengatakan Aboc Cup bukan sekadar ajang pertandingan dan perebutan prestasi. Menurutnya, turnamen seperti ini dapat menjadi sarana untuk menemukan pemain-pemain muda potensial sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap dari kegiatan seperti ini akan muncul bibit-bibit baru yang semakin menonjol, sehingga prestasi bola voli di Kabupaten Sumedang juga bisa meningkat,” kata Egi.
Selain mendorong perkembangan olahraga, Egi menilai keberadaan turnamen juga memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama kompetisi berlangsung.
“Kegiatan ini selain mencetak bibit-bibit positif dari tim bola voli, juga bisa mendongkrak UMKM setempat,” ujarnya.
Menurut Egi, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas dapat menjadi salah satu ruang pembinaan atlet sejak usia muda. Karena itu, keberlanjutan turnamen diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan prestasi.
“Harapannya, dengan terselenggaranya kegiatan bola voli putra ini, di samping kita mencari bibit-bibit atlet yang bisa mengangkat daerah, khususnya Desa Wanajaya dan umumnya Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
Aboc Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan Karang Taruna Aboc, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan talenta bola voli baru yang nantinya mampu membawa nama Sumedang ke tingkat yang lebih tinggi.










