TVRINews, Bandung
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk menghadirkan semangat kemerdekaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Di Kota Bandung, sekitar 160 anak penyandang disabilitas dan dhuafa dari wilayah Bandung Raya mengikuti perayaan kemerdekaan yang dikemas secara inklusif.
Kegiatan bertajuk “Agustus Ceria, Merdeka Tanpa Batas” tersebut digelar di Markas Yonkav 4/Kijang Cakti, Kota Bandung. Para peserta mengikuti upacara dan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan, sekaligus berinteraksi di lingkungan markas TNI Angkatan Darat.
Koordinator kegiatan Letkol Infanteri Mansyur menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan agar anak-anak penyandang disabilitas dan dhuafa dapat terlibat aktif merasakan suasana perayaan kemerdekaan.
“Ini kita laksanakan agar saudara-saudara kita disabilitas bisa merasakan, bukan hanya menjadi penonton, tapi kita bisa merasakan. Untuk peserta di Bandung Raya, ada sekitar 160 sampai 165,” ujar Mansyur, Minggu, 23 Agustus 2026.
Selain mengikuti rangkaian acara peringatan kemerdekaan, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki Yonkav 4/Kijang Cakti.
Sejumlah kendaraan tempur, termasuk tank, diperkenalkan kepada para peserta sebagai bagian dari sarana edukasi mengenai tugas pokok dan peralatan militer TNI AD.
Komandan Yonkav 4/Kijang Cakti Letkol Kav Miftakhurohman menjelaskan bahwa kegiatan pengenalan alutsista kepada masyarakat luas merupakan bagian dari program edukasi rutin satuan.
“Alutsista yang kita tampilkan saat ini ada tank dan alat-alat yang lain yang kita miliki di Yonkav 4/Kijang Cakti. Ini merupakan hal biasa yang kita lakukan, yaitu melakukan edukasi kepada seluruh masyarakat. Adik-adik kita yang saat ini di sini bisa melihat alutsista di Yonkav 4/Kijang Cakti,” kata Miftakhurohman.
Melalui perayaan kemerdekaan yang inklusif ini, semangat kemerdekaan diharapkan dapat memberikan ruang serta kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.










