TVRINews, Kabupaten Bandung
SMKN 1 Majalaya bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung menggelar Bursa Kerja atau Job Fair 2026 pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas kesempatan kerja bagi lulusan sekolah vokasi dan masyarakat umum melalui proses rekrutmen, seleksi, hingga wawancara langsung dengan perusahaan.
Sebanyak 11 perusahaan dan dua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bursa kerja ini menjadi salah satu upaya menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan dunia industri.
Kebutuhan untuk menyelaraskan kompetensi pencari kerja dengan standar industri masih menjadi tantangan di sektor ketenagakerjaan. Melalui bursa kerja ini, lulusan pendidikan vokasi dan masyarakat umum memperoleh kesempatan untuk mengakses informasi lowongan sekaligus mengikuti proses seleksi secara langsung.
Kepala SMKN 1 Majalaya, Catur Sujatmiko, mengatakan, job fair menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan lulusan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai bidang kompetensinya.
“Melalui kegiatan Job Fair 2026 ini, kami berharap para lulusan SMKN 1 Majalaya dan masyarakat umum mendapatkan akses yang lebih mudah untuk mencari pekerjaan. Mereka bisa bertemu langsung dengan perusahaan, memperoleh informasi lowongan, serta mengikuti proses rekrutmen sesuai kualifikasi yang dibutuhkan,” ujar Catur dikutip Kamis, 22 Oktober 2026.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi lulusan sekolah vokasi untuk menunjukkan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ia berharap, hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri semakin kuat sehingga lulusan sekolah kejuruan dapat terserap ke dunia kerja sesuai keahlian masing-masing.
Sementara itu, Disnaker Kabupaten Bandung menggandeng 11 perusahaan dan dua LPK dalam pelaksanaan bursa kerja tersebut. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya di wilayah Majalaya dan kawasan industri sekitarnya.
Kepala Bidang Perencanaan Tenaga Kerja dan Informasi Pasar Kerja Disnaker Kabupaten Bandung, Asep Sukandar, mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam job fair diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan.
“Dengan melibatkan 11 perusahaan dan dua lembaga pelatihan kerja, kami berharap kegiatan ini dapat mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan dengan potensi pencari kerja lokal. Dengan begitu, peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensinya semakin terbuka,” kata Asep.
Menurutnya, kegiatan bursa kerja juga menjadi sarana untuk mendekatkan informasi pasar kerja kepada masyarakat sekaligus membantu perusahaan menemukan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain menghadirkan stan perusahaan dan lembaga pelatihan, Job Fair 2026 juga menampilkan pameran inovasi dan hasil karya siswa dari berbagai jurusan di SMKN 1 Majalaya.
Pameran tersebut menjadi sarana bagi para siswa untuk menunjukkan keterampilan, kreativitas, serta kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan vokasi. Hasil karya itu sekaligus memperlihatkan potensi sumber daya manusia muda yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan dan tantangan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Majalaya dan Disnaker Kabupaten Bandung berharap sinergi antara lembaga pendidikan, pencari kerja, dan dunia industri semakin kuat. Dengan akses rekrutmen yang lebih terbuka, tenaga kerja lokal diharapkan mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan industri sesuai kompetensi masing-masing.










