TVRINews, Cilegon
Polres Cilegon mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan dan nelayan, meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Status aktivitas vulkanik gunung tersebut juga telah naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Wisatawan yang menghabiskan libur sekolah di kawasan pantai sekitar Perairan Selat Sunda diminta lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di laut. Polisi mengingatkan pengunjung tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai serta mematuhi arahan petugas di lokasi wisata.
Selain itu, nelayan dan wisatawan juga dilarang mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah demi menghindari potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik.
“Terkait Guberstatus siaga kami memberikan imbauan khusus kepada para wisatawan agar tidak terlalu jauh bermain di air atau pantai, lalu gunakan pelampung saat berenang dan perhatikan informasi – informasi yang diberikan pihak kepolisian maupun penjaga pantai yang berada di tempat atau lokasi para wisatawan berada,” ungkap Iptu Yogie Fahrisal, Kasat Pam Obvit Polres Cilegon, Selasa, 7 Juli 2026.
Sementara itu, berdasarkan data Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, gunung tersebut masih menghembuskan awan di atas permukaan kawah. Aktivitas tremor juga masih terjadi secara terus-menerus dengan status aktivitas vulkanik berada pada Level III atau Siaga.










