TVRINews, Bandung
Satria Muda Pertamina Bandung memastikan kesiapan menghadapi babak playoff IBL GoPay 2026. Tim asuhan Djordje Jovicic itu akan memulai perjuangan menuju gelar juara dengan menghadapi Hangtuah Jakarta pada putaran pertama playoff.
Kesiapan tim disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Graha Persib, Bandung, Selasa, 19 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen, pelatih, hingga pemain, di antaranya Sport Director Youbel Sondakh, guard Yudha Saputera, dan pemain asing Jalen Jones.
Satria Muda menutup musim reguler di posisi kedua klasemen, tepat di bawah Pelita Jaya. Pada babak playoff, Satria Muda akan lebih dulu menjalani laga tandang menghadapi Hangtuah Jakarta di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 23 Mei pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, laga kandang akan digelar di Bandung Arena pada 27 Mei pukul 18.30 WIB.
Dua tim saling mengalahkan pada pertemuan musim reguler. Satria Muda menang 77-57 saat bermain di kandang sendiri, namun Hangtuah mampu membalas dengan kemenangan 70-62 di kandang mereka.
Pelatih kepala Satria Muda, Djordje Jovicic, mengatakan atmosfer playoff akan jauh berbeda dibanding musim reguler. Menurutnya, seluruh tim yang lolos memiliki kualitas yang berimbang sehingga setiap detail pertandingan menjadi penentu.
“Sekarang di playoff setiap pertandingan sangat penting. Kami menghadapi tim-tim terbaik dan perbedaan kualitas antartim sangat tipis. Semua pemain harus bermain dengan energi penuh dari menit pertama sampai akhir,” ujar Djordje, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menegaskan konsistensi menjalankan game plan dan menjaga intensitas permainan menjadi kunci untuk meraih kemenangan. Djordje juga mengaku termotivasi dengan atmosfer olahraga Kota Bandung yang tengah bergairah.
Sementara itu, Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, menyebut tekanan menjelang playoff justru menjadi tambahan motivasi bagi timnya. Menurutnya, atmosfer positif olahraga di Kota Bandung, termasuk peluang Persib meraih gelar juara kembali, ikut memacu semangat Satria Muda untuk berprestasi musim ini.
“Semakin besar tekanan biasanya kami bisa semakin meledak. Itu bukan jadi tekanan, tapi bahan bakar tambahan buat kami,” ujar Youbel.
Ia menambahkan Satria Muda tidak ingin kalah bersaing dalam menghadirkan prestasi untuk Kota Bandung dan berharap dapat mengikuti jejak keberhasilan Persib musim ini.
Guard andalan Satria Muda, Yudha Saputera, mengatakan seluruh tim kini memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara begitu memasuki fase playoff.
“Kalau sudah playoff semuanya kembali 0-0. Semua tim punya kesempatan yang sama. Yang penting sekarang bagaimana membangkitkan mental, menjaga energi positif tim, dan mengontrol apa yang kita bisa kontrol,” kata Yudha.
Ia menegaskan seluruh pemain harus tampil habis-habisan demi menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Pemain asing Satria Muda, Jalen Jones, turut menyoroti pentingnya menjaga konsistensi dan chemistry tim sepanjang playoff.
“Ini momen terbaik dalam musim basket karena tim-tim terbaik bersaing untuk juara. Kami hanya perlu tetap konsisten, menjaga chemistry, dan fokus memenangkan pertandingan satu per satu,” ujar Jalen.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen Satria Muda juga memperkenalkan program tiket khusus selama playoff IBL 2026. Anak usia 0-12 tahun dapat menonton secara gratis melalui program Kids Pass dengan verifikasi data secara offline. Selain itu, pelajar juga akan mendapatkan potongan harga tiket khusus selama babak playoff berlangsung.
Dengan semangat “City of Champions”, Satria Muda Pertamina Bandung menargetkan perjalanan panjang di playoff IBL 2026 sekaligus membawa gelar juara kembali ke Kota Bandung.










